section title

Detail Berita

7 TIPS MERAWAT MOBIL BEKAS AGAR AWET DAN MEMILIKI NILAI JUAL TINGGI

16 Januari 2022

Merawat mobil bekas ternyata tidak boleh sembarangan lho! Ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan agar mobil tetap memiliki performa yang baik dan bisa memperoleh harga jual tinggi.


Meskipun saat ini ada begitu banyak mobil baru yang rilis di Indonesia, namun pada kenyataannya mobil bekas tetap memiliki peminat. Hal ini terbukti dari banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan lelang mobil bekas di AUKSI.


Selain itu, perlu kita ingat bahwa mobil bekas juga dijual dengan harga yang lebih terjangkau daripada mobil baru. Jadi, wajar saja jika sampai saat ini masih ada banyak orang yang berminat untuk menggunakan mobil bekas.


Nah, jika kamu saat ini menggunakan mobil bekas maka ada beberapa perawatan rutin yang perlu dilakukan agar mobil tetap memiliki performa optimal. Mobil bekas yang memperoleh perawatan dengan benar juga memiliki peluang untuk bisa dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Tips Merawat Mobil Bekas Agar Awet dan Memiliki Nilai Jual Tinggi

1. Rutin mengganti oli

Mesin yang ada di dalam mobil terdiri dari berbagai komponen yang bergerak dan juga saling bergesekan. Di sinilah, peran oli dibutuhkan. Oli akan bekerja sebagai pelumas untuk mengurangi efek dari gesekan tersebut. Apabila komponen mesin mobil tidak memperoleh cukup pelumas, maka mesin bisa menjadi lebih cepat aus sehingga performa mobil bisa menjadi tidak optimal. Bahkan, oli mesin yang tidak rutin diganti juga dapat membuat mobil menjadi sering mogok di jalan. 


Selain itu, oli juga berguna untuk mencegah karat di mesin. Oli akan melumasi permukaan logam sehingga komponen mesin bisa terlindungi dari oksidasi yang dapat menimbulkan karat.


Untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli mesin, kamu bisa cek jarak tempuh mobil. Menurut beberapa buku manual, mobil akan disarankan untuk ganti oli saat sudah mencapai 10.000 km. Untuk pemakaian mobil secara normal, maka jarak tempuh tersebut biasanya setara dengan pemakaian selama enam bulan.

2. Rutin ganti air radiator

Saat mobil digunakan, sistem kerja mesin dapat menciptakan suhu yang cukup tinggi. Agar mesin tersebut tidak mengalami overheating saat digunakan, maka diperlukan air radiator yang mampu mendinginkan mesin. 


Sama seperti oli, air radiator juga perlu diganti secara rutin. Seiring dengan penggunaan mobil, air radiator bisa kehilangan kandungan anti-freeze dan anti-corrosion. Mungkin di Indonesia, hilangnya kandungan antifreeze pada air radiator tidak terlalu berdampak besar karena kita tinggal di wilayah tropis.


Namun hilangnya kandungan anti-corrosion bisa menimbulkan masalah pada performa mobil jika air radiator tidak rutin diganti. Akibatnya, material logam radiator akan lebih mudah keropos. Ini juga menjadi salah satu penyebab radiator bocor atau jebol.


Biasanya, ganti air radiator dilakukan setiap mobil menempuh jarak 20.000 km atau saat cairan sudah berwarna keruh. Namun agar lebih aman, kamu juga bisa menanyakannya langsung pada pihak bengkel saat melakukan servis mobil berkala.

3. Bersihkan karburator

Saat mobil bekas sulit dinyalakan, biasanya salah satu penyebabnya adalah karena filter karburator yang kotor. Oleh karena itu bersihkan sistem karburator secara rutin. Kamu bisa membersihkannya sendiri menggunakan sikat gigi atau meminta bantuan pihak bengkel untuk mendapatkan perawatan karburator yang lebih profesional.

4. Gunakan bahan bakar yang tepat

Agar mobil bekas tetap memiliki mesin yang sehat dan tahan lama, maka kamu perlu menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan nilai oktan yang disarankan pabrikan asal. Nilai oktan atau RON (Research Octane Number) mengacu pada mutu yang dimiliki oleh bahan bakar. Semakin tinggi nilai oktan yang dimiliki oleh bahan bakar, maka akan semakin optimal juga tenaga yang dihasilkan.


Pihak Pertamina sendiri mengatakan bahwa saat ini hampir semua kendaraan cocok dan direkomendasikan menggunakan RON yang lebih tinggi untuk menjaga performa mesin, contohnya seperti Pertamax dengan RON 92. Pertamax direkomendasikan karena dapat membersihkan mesin dan menjaganya agar terbebas karat. Meskipun demikian, ada baiknya jika kamu menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan RON dari mobil yang kamu gunakan. 

5. Ganti timing belt

Timing belt adalah komponen mobil yang memiliki peran penting karena jika komponen ini rusak maka mobil dapat berisiko mati total. Untuk merawat komponen ini, kamu bisa memperhatikan masa pakai timing belt. Kebanyakan timing belt akan memiliki masa pakai untuk 50.000 - 80.000 km. Jadi, jika mobil yang kamu gunakan sudah masuk ke angka tersebut maka segera ganti timing belt mobil dengan yang baru.


Memeriksa kondisi timing belt memang relatif sulit untuk diamati secara visual. Oleh karena itu, sebaiknya kamu melakukan servis rutin di bengkel terpercaya untuk pengecekan yang lebih profesional. 

6. Rutin cek kondisi AC

AC yang tidak berfungsi dengan baik sering menjadi salah satu masalah pada mobil-mobil bekas. Jika kamu tidak ingin hal ini terjadi, maka AC juga menjadi komponen mobil yang harus mendapatkan perhatian.


Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan agar AC tetap bekerja optimal. Beberapa di antaranya seperti rutin membersihkan kondensor AC, menjaga kebersihan kabin mobil, serta selalu membersihkan filter AC. Selain itu, kamu juga harus menggunakan AC dengan cara yang tepat seperti dengaak menyalakan AC saat jendela terbuka. 


Agar kondisi AC selalu optimal dan tetap terasa dingin, kamu juga bisa melakukan service AC secara berkala.

7. Jaga kebersihan interior dan eksterior mobil

Meskipun kamu menggunakan mobil bekas, kamu bisa menyulapnya agar terlihat seperti baru dengan melakukan perawatan pada bagian interior dan eksterior mobil. Saat merawat interior mobil, terdapat beberapa hal yang bisa kamu lakukan seperti membersihkan dashboard, melapisi kabin mobil dengan karpet baru, menggunakan pengharum mobil, merawat jok mobil, dan lain-lain.


Kemudian pada bagian eksteriornya, kamu bisa melakukan beberapa perawatan agar mobil bisa tetap memiliki tampilan yang bersih. Contohnya seperti mencuci mobil dengan sabun khusus mobil atau menggunakan wax agar tetap mengkilap. Jika kamu menemukan body mobil dalam kondisi baret atau rusak maka segera bawa ke bengkel untuk memperbaikinya. 


Berbagai jenis perawatan memang wajib untuk dilakukan agar mobil kesayangan bisa tetap bekerja optimal. Selain itu, perawatan secara rutin juga dapat membantu memastikan bahwa mobil dalam kondisi yang aman digunakan. 


Nah jika kamu memiliki mobil bekas dengan performa optimal dan berniat untuk menjualnya, kamu bisa menggunakan layanan Titip Jual Kendaraan dari AUKSI. Dengan menggunakan layanan ini, mobil akan diikutsertakan pada kegiatan Lelang Mobil yang diadakan secara rutin oleh AUKSI. Setiap bulannya, kegiatan lelang ini selalu diikuti oleh banyak peserta. Jadi, mobil bekas yang kamu miliki akan lebih mudah untuk laku terjual.