section title

Detail Berita

CEK KONDISI OLI MOBIL TANPA HARUS KE BENGKEL

23 Februari 2022

Agar performa kendaraan kamu selalu dalam keadaan yang fit, kamu harus rutin melakukan pengecekan mobil secara berkala termasuk mengecek kondisi oli mobil. Sebagai pemilik kendaraan kamu harus tau betul kapan oli mobil kamu harus diganti. Umumnya, oli mobil biasa diganti setiap kamu telah melakukan perjalanan sejauh 5.000 KM. Oli mobil berfungsi untuk melumasi seluruh komponen yang ada di mobil kamu. Meskipun mobil dapat tetap menyala tanpa oli tetapi dapat menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen lainnya karena terkena gesekan satu sama lain. Oleh karena itu, rutin melakukan pengecekan kondisi oli mobil dapat membantu komponen mobil bekerja tanpa hambatan dan tentu saja menghindari kerusakan.

Untuk mengecek oli mobil, kamu dapat melihatnya lewat lampu indikator oli. Apabila setelah kamu menyalakan mesin mobil dan indikator tersebut mati kurang dari 3 detik, hal ini berarti oli dalam mobil kamu masih dalam keadaan cukup baik. Apabila terjadi sebaliknya, kamu harus melakukan pengecekan lebih lanjut.

kamu gak perlu jauh-jauh harus datang ke bengkel karena kamu dapat melakukannya sendiri dari rumah. Caranya juga mudah, cukup membuka dipstick yang terdapat di sektor mesin mobil. Untuk mencari tongkat pengukur oli / dipstick ini, kamu cukup membuka kap mesin mobil saja. Biasanya dipstick memiliki warna yang cukup terang seperti warna kuning. Ketika kamu sudah menemukannya, tarik keluar dipstick lalu kamu dapat memasukkannya lagi untuk melihat volume oli mobil kamu.

Indikator volume oli yang bisa kamu lihat dari dipstick dibagi menjadi tiga level. Bagian bawah dipstick menandakan volume minimal oli, bagian tengah menandakan volume normal oli, dan bagian paling atas menandakan volume maksimal oli. Posisi yang direkomendasikan berada di posisi normal atau di tengah-tengah. Apabila oli mobil kamu berada di maksimal dapat membuat performa mesin mobil kamu terasa berat.